Seorang tetangga Nasrudin telah lama bepergian ke negeri jauh. Ketika pulang, ia menceritakan pengalaman-pengalamannya yang aneh di negeri orang.
"Kau tahu," katanya pada Nasrudin, "Ada sebuah negeri yang aneh. Di sana udaranya panas bukan main sehingga tak seorangpun yang mau memakai pakaian, baik lelaki maupun perempuan."
Nasrudin senang dengan lelucon itu. Katanya, "Kalau begitu, bagaimana cara kita membedakan mana orang yang lelaki dan mana yang perempuan?"
Misikin dan Sepi
Seorang pemuda baru saja mewarisi kekayaan orang tuanya. Ia langsung terkenal sebagai orang kaya, dan banyak orang yang menjadi kawannya. Namun karena ia tidak cakap mengelola, tidak lama seluruh uangnya habis. Satu per satu kawan-kawannya pun menjauhinya.
Ketika ia benar-benar miskin dan sebatang kara, ia mendatangi Nasrudin. Bahkan pada masa itu pun, kaum wali sudah sering [hanya] dijadikan perantara untuk memohon berkah.
"Uang saya sudah habis, dan kawan-kawan saya meninggalkan saya. Apa yang harus saya lakukan?" keluh pemuda itu.
"Jangan khawatir," jawab Nasrudin, "Segalanya akan normal kembali. Tunggu saja beberapa hari ini. Kau akan kembali tenang dan bahagia."
Pemuda itu gembira bukan main. "Jadi saya akan segera kembali kaya?"
"Bukan begitu maksudku. Kalu salah tafsir. Maksudku, dalam waktu yang tidak terlalu lama, kau akan terbiasa menjadi orang yang miskin dan tidak mempunyai teman."
PENERIMAAN MAHASISWA BARU T.A. 2009/2010 PROGRAM BEASISWA
A. PENGERTIAN
Program Beasiswa adalah salah satu program penerimaan mahasiswa baru di Universitas Teknologi Yogyakarta (UTY). Proses seleksi penerimaan mahasiswa baru dalam program BEASISWA didasarkan atas prestasi akademik, kondisi ekonomi dan hasil tes seleksi.
B. MAKSUD DAN TUJUAN
Program BEASISWA ini bertujuan untuk memberikan kesempatan bagi siswa yang tidak mampu secara ekonomi namun memiliki prestasi akademik yang bagus dan motivasi kuliah yang tinggi.
C. MANFAAT DAN FASILITAS
Fasilitas bagi siswa yang diterima melalui program BEASISWA:
- Siswa yang diterima melalui program beasiswa ini mendapat fasilitas beasiswa pendidikan berupa bebas seluruh biaya kuliah, dengan waktu kuliah 8 semester untuk jenjang S1 dan 6 semester untuk jenjang D3
- Penerimaan didasarkan atas kondisi ekonomi orang tua siswa, nilai rapor, prestasi lain yang dimiliki siswa, dan hasil tes seleksi yang diselenggarakan UTY
D. KETENTUAN
Siswa yang mendaftar melalui program BEASISWA harus memenuhi syarat-syarat:
- Lulusan SMA/SMK/MA tahun 2007, 2008 atau akan lulus tahun 2009.
- Nilai rata-rata rapor kelas X, XI dan kelas XII (semester 1) minimal 7,5 (skala 10).
- Jika nilai sedikit kurang dari katentuan yang tersebut, masih diijinkan mendaftar untuk menjadi pertimbangan bagi panitia.
E. PENDAFTARAN
1. Tahap Pendaftaran
- Pendaftar mengisi online pendaftaran dengan lengkap dan benar.
- Setelah pendaftaran melalui website berhasil, pendaftar harus menyerahkan berkas-berkas pendaftaran (lihat bagian E.2) kepada Panitia Penerimaan Mahasiswa Baru, d/a Kampus Pusat UTY, JL. Ringroad Utara, Jombor, Yogyakarta 55285
- Penyerahan berkas bisa melalui pos atau datang langsung
2. Berkas-Berkas
Berkas pendaftaran yang dikirimkan adalah:
- Fotocopy rapor kelas X, XI dan kelas XII (semester 1) yang disahkan oleh sekolah (legalisir)
- Surat keterangan dari sekolah yang menyatakan bahwa siswa yang bersangkutan berkepribadian baik dan punya motivasi untuk studi
- Surat keterangan penghasilan orangtua yang disahkan oleh pimpinan institusi/kantor (bagi karyawan)
- 2 lembar foto 3x4 hitam putih
3. Batas Pendaftaran
Batas pendaftaran program BEASISWA adalah 30 Mei 2009
F. PETUNJUK PENGISIAN FORMULIR PENDAFTARAN ONLINE
- Pengisian data pada formulir pendaftaran online harus lengkap untuk memudahkan Panitia Penerimaan Mahasiswa Baru UTY dalam melakukan proses seleksi.
- Data nilai rapor yang diisikan pada formulir pendaftaran online harus sesuai dengan data sesungguhnya. Jika data yang diisikan ternyata tidak sesuai dengan data sesungguhnya, panitia berhak membatalkan keputusan yang sudah ditetapkan.
- Jika formulir pendaftaran online telah diisi dengan lengkap dan benar, klik "Lanjutkan Proses ” Dan tunggu beberapa saat sampai muncul pesan status pendaftaran
- Setelah proses pendaftaran berhasil, pendaftar harus segera menyerahkan berkas pendaftaran ke panitia sebelum batas waktu yang ditentukan (lihat E.
Aerobic Hati
Ada apa dengan dunia? Kabarnya selalu mendung tapi tak kunjung hujan, namun justru hawa panas kering yang menerpa. Adakah semua ini akibat dari khilaf dan lupa kita? Pressures, masalah, kekurangan, kesempitan seakan terus menerus menikam dari segala arah. Setiap hari, dari segala penjuru. Usut punya usut, ternyata memang ulah kita sendiri yang banyak lalai, taat tak lagi giat bahkan pikiran isinya hanya urusan syahwat dan nyerempet maksiat, astaghfirullah. Lantas bagaimana mau tenang, jika semuanya diselesaikan dengan urat syaraf?
Persoalan hidup seharusnya menjadikan kita giat menambah ilmu dan seyogyanya kita mengerahkan potensi terbaik kita serta meningkatkan kepiawaian menata hati dalam menghadapinya. Bukan dengan resah, bukan dengan amarah, terlebih lagi menjadi salah arah, tapi semestinya senantiasa melibatkan jiwa muthmainah dan rahmah.
Lebih sering kita menggunakan logika dan metode matematis mekanis untuk menuntaskan persoalan sehingga hasilnya jadi terkesan sadis tanpa perasaan dan hitungannya untung rugi dan kembali lagi soal materi. Memang tidak dilarang memakai logika duniawi dalam menangani masalah, namun tetap harus ditanamkan dalam sanubari bahwa kelembutan dan sentuhan pembinaan adalah uswah yang diperagakan oleh manusia paling sempurna, Rasulullah SAW dalam menghadapi kondisi apapun di dunia ini. Adakah lebih baik segala sesuatu disampaikan dengan sentuhan hati, membina, membimbing dan mengayomi? Seperti layaknya seorang ibu yang mencurahkan kasih sayang terhadap anaknya, penuh kelembutan dan pengertian. Dengan penuh kelembutan seorang ibu menjadi pelindung bagi sang anak, menjadi tempat mengadu, bahkan tanpa kata hanya dengan tatapan lembutnya, jiwa ibu berkomunikasi dengan jiwa anaknya. Hasilnya, keceriaan dan tulusnya tawa sang anak.
Orang bilang ini melow, melankolis, nggak keren, malu-maluin, tapi faktanya inilah yang hilang dari kita. Budaya husnudzhan, menjunjung tinggi silaturahmin, perkuat ukhuwah, saling pengertian, dan kasih sayang untuk mengajak orang bersama membangun kebaikan. Menangis menjadi tertawaan, karena dinilai cengeng, padahal sesungguhnya saat ini kita seharusnya menangis. Karena kondisi kebersamaan kita telah digerogoti oleh virus-virus fitnah dan curiga, kekuatan daya juang kita melemah karena ia tidak lagi ditopang oleh misi hidup tertata sesuai dengan konsep ilahiah yang penuh nuansa kebersamaan dan tausiyah. Motivasi kita lembek dan kita memilih menjadi pengemis materi. Maaf, tapi ini faktanya.
Mungkin sudah saatnya kita duduk bersama, bercengkerama seperti dulu, berdiskusi tanpa beban, menasehati tanpa menekan, saling berbagi suka duka. Agar hilang semua resah sehingga pecahlah semua masalah. Mari kita semua mulai dengan mengintrospeksi diri, nilai semua celah kesalahan, kalkulasi kekhilafan, catat semua kekurangan. Lalu mohonkan ampun kehadirat-Nya, sujudkan jiwa kehadapan Sang Maha Agung, basahi bibir dengan zikir istighfar. Sekali lagi paksa diri untuk senantiasa melantunkan istighfar. Jangan sedikitpun beri kesempatan diri untuk mengulangi diri terperosok ke lubang kebinasaan yang sama.
Ternyata dengan kesulitan hati menjadi lentur, tarik ke kanan ke kiri, tekan atas dorong dari bawah. Hati yang terlatih pasti akan menjadi kuat, ia menjadi tahan guncangan, sehat wal afiat. Bahkan hati yang sudah terlatih mampu mengatasi masalah tanpa amarah.
Masalah apapun yang kita hadapi sesungguh adalah sekolah bagi jiwa dan hati kita. Katakan pada diri, bahwa setiap episode kehidupan mampu menjadikan diri kita menemukan kita yang sebenarnya. Walaupun berat tapi ampuh dan mujarab untuk menjadikan kita lebih kuat dan taat. Maka, berupayalah untuk meningkatkan kedekatan diri kita kepada-Nya, kenali kelemahan diri, upayakan sekuat hati menegakan semangat renovasi jiwa dan perbanyak menebar kebaikan dan amal soleh. So, masalah? Siapa takut.
***
MZ Omar
Dedicated to: Teman-teman seperjuangan. Sesungguhnya kesulitan ini kunci jalan keluarnya ada di kita sendiri, keberkahan sesungguh ada di dekat kita. Tugas kitalah untuk menemukannya.
From : www.eramuslim.com
Persoalan hidup seharusnya menjadikan kita giat menambah ilmu dan seyogyanya kita mengerahkan potensi terbaik kita serta meningkatkan kepiawaian menata hati dalam menghadapinya. Bukan dengan resah, bukan dengan amarah, terlebih lagi menjadi salah arah, tapi semestinya senantiasa melibatkan jiwa muthmainah dan rahmah.
Lebih sering kita menggunakan logika dan metode matematis mekanis untuk menuntaskan persoalan sehingga hasilnya jadi terkesan sadis tanpa perasaan dan hitungannya untung rugi dan kembali lagi soal materi. Memang tidak dilarang memakai logika duniawi dalam menangani masalah, namun tetap harus ditanamkan dalam sanubari bahwa kelembutan dan sentuhan pembinaan adalah uswah yang diperagakan oleh manusia paling sempurna, Rasulullah SAW dalam menghadapi kondisi apapun di dunia ini. Adakah lebih baik segala sesuatu disampaikan dengan sentuhan hati, membina, membimbing dan mengayomi? Seperti layaknya seorang ibu yang mencurahkan kasih sayang terhadap anaknya, penuh kelembutan dan pengertian. Dengan penuh kelembutan seorang ibu menjadi pelindung bagi sang anak, menjadi tempat mengadu, bahkan tanpa kata hanya dengan tatapan lembutnya, jiwa ibu berkomunikasi dengan jiwa anaknya. Hasilnya, keceriaan dan tulusnya tawa sang anak.
Orang bilang ini melow, melankolis, nggak keren, malu-maluin, tapi faktanya inilah yang hilang dari kita. Budaya husnudzhan, menjunjung tinggi silaturahmin, perkuat ukhuwah, saling pengertian, dan kasih sayang untuk mengajak orang bersama membangun kebaikan. Menangis menjadi tertawaan, karena dinilai cengeng, padahal sesungguhnya saat ini kita seharusnya menangis. Karena kondisi kebersamaan kita telah digerogoti oleh virus-virus fitnah dan curiga, kekuatan daya juang kita melemah karena ia tidak lagi ditopang oleh misi hidup tertata sesuai dengan konsep ilahiah yang penuh nuansa kebersamaan dan tausiyah. Motivasi kita lembek dan kita memilih menjadi pengemis materi. Maaf, tapi ini faktanya.
Mungkin sudah saatnya kita duduk bersama, bercengkerama seperti dulu, berdiskusi tanpa beban, menasehati tanpa menekan, saling berbagi suka duka. Agar hilang semua resah sehingga pecahlah semua masalah. Mari kita semua mulai dengan mengintrospeksi diri, nilai semua celah kesalahan, kalkulasi kekhilafan, catat semua kekurangan. Lalu mohonkan ampun kehadirat-Nya, sujudkan jiwa kehadapan Sang Maha Agung, basahi bibir dengan zikir istighfar. Sekali lagi paksa diri untuk senantiasa melantunkan istighfar. Jangan sedikitpun beri kesempatan diri untuk mengulangi diri terperosok ke lubang kebinasaan yang sama.
Ternyata dengan kesulitan hati menjadi lentur, tarik ke kanan ke kiri, tekan atas dorong dari bawah. Hati yang terlatih pasti akan menjadi kuat, ia menjadi tahan guncangan, sehat wal afiat. Bahkan hati yang sudah terlatih mampu mengatasi masalah tanpa amarah.
Masalah apapun yang kita hadapi sesungguh adalah sekolah bagi jiwa dan hati kita. Katakan pada diri, bahwa setiap episode kehidupan mampu menjadikan diri kita menemukan kita yang sebenarnya. Walaupun berat tapi ampuh dan mujarab untuk menjadikan kita lebih kuat dan taat. Maka, berupayalah untuk meningkatkan kedekatan diri kita kepada-Nya, kenali kelemahan diri, upayakan sekuat hati menegakan semangat renovasi jiwa dan perbanyak menebar kebaikan dan amal soleh. So, masalah? Siapa takut.
***
MZ Omar
Dedicated to: Teman-teman seperjuangan. Sesungguhnya kesulitan ini kunci jalan keluarnya ada di kita sendiri, keberkahan sesungguh ada di dekat kita. Tugas kitalah untuk menemukannya.
From : www.eramuslim.com
Informasi Penerimaan Mahasiswa Baru
STMIK "AMIKOM" Yogyakarta
2009/2010
STMIK "AMIKOM" adalah Sekolah Tinggi Komputer TERAKREDITASI "A" dari Badan Akreditasi Nasional, untuk jurusan Manajemen Informatika program Diploma III sekaligus merupakan yang pertama di Indonesia. Anda juga dapat memilih jenjang studi dan jurusan sesuai dengan minat anda yaitu :
Manajemen Informatika (MI) Jenjang D3 dan Sistem Informasi (SI) Jenjang S1
• Konsentrasi : E-Commerce
• Konsentrasi : Sistem Informasi berbasis Multimedia
• Konsentrasi : Komputerisasi Akuntansi
• Konsentrasi : Broadcasting TV(S1)
Teknik Informatika (TI) Jenjang D3 dan S1
• Konsentrasi : Pemrograman Internet
• Konsentrasi : Multimedia (Periklanan Televisi)
• Konsentrasi : Film Kartun (S1)
• Konsentrasi : Jaringan Komputer
SPP Tetap dan SPP Variabel
SPP (Sumbangan Pengembangan Pendidikan) Tetap adalah biaya yang dibayarkan setiap semester dan besarnya tidak berubah selama masa studi.
SPP Variabel adalah biaya yang dibayarkan setiap semester berdasarkan jumlah SKS (Satuan Kredit Semester) yang diambil. Semester 1 paket ada 24 SKS. Jadi SPP variabel yang harus dibayar adalah: (jumlah SKS x biaya per SKS).
Biaya Diploma (D3) Strata 1 (S1)
Manajemen Informatika Teknik Informatika Sistem Informasi Teknik Informatika
SPP Tetap Rp. 775.000,- Rp. 775.000,- Rp. 850.000,- Rp. 850.000,-
SPP Variabel Rp. 50.000,-/sks Rp. 50.000,-/sks Rp. 50.000,-/sks Rp. 50.000,-/sks
Biaya Sarana
Biaya sarana hanya dibayarkan satu kali selama masa studi dan dapat diangsur sebanyak dua kali, yaitu pada saat her-registrasi (50%) dan pada semester 2 bersamaan dengan pembayaran SPP tetap (50%). Biaya sarana yang harus dibayar adalah (jumlah biaya sarana - beasiswa sarana)
Program Biaya Sarana
Gelombang Khusus Gelombang I Gelombang II Gelombang III
S1-Sistem Informasi Rp 9.550.000,- Rp 9.550.000,- Rp 10.050.000,- Rp 10.550.000,-
S1-Teknik Informatika Rp 9.550.000,- Rp 9.550.000,- Rp 10.050.000,- Rp 10.550.000,-
D3-Manajemen Informatika Rp 7.000.000,- Rp 7.000.000,- Rp 7.500.000,- Rp 8.000.000,-
D3-Teknik Informatika Rp 7.000.000,- Rp 7.000.000,- Rp 7.500.000,- Rp 8.000.000,-
Beasiswa
Beasiswa diberikan dengan ketentuan sebagai berikut:
Jika anda mempunyai nilai rata-rata NEM/UAN ≥ 6,75 maka Anda bebas tes tertulis dan sekaligus berhak mendapatkan beasiswa sarana :
Nilai Rata-Rata NEM Besarnya Beasiswa
≥ 8.5 Rp. 1.500.000,-
≥ 8 - < 8.5 Rp. 1.400.000,-
≥ 7.5 - < 8 Rp. 1.300.000,-
≥ 7 - < 7.5 Rp. 1.200.000,-
≥ 6.75 - < 7 Rp. 1.100.000,-
• Bagi yang mendapatkan beasiswa, besarnya biaya sarana yang dibayarkan setelah dikurangi dengan nilai beasiswa yang diperoleh.
• Bagi yang mempunyai nilai rata-rata NEM/UAN < 6,75 masih mempunyai peluang untuk mendapatkan beasiswa sarana Rp. 500.000,- s.d. Rp. 1.000.000,- apabila lulus tes.
Biaya Pendukung
Biaya pendukung dibayarkan satu kali selama menjadi mahasiswa.
Program Biaya Pendukung
S1-Sistem Informasi Rp. 650.000,-
S1-Teknik Informatika Rp. 650.000,-
D3-Manajemen Informatika Rp. 600.000,-
D3-Teknik Informatika Rp. 600.000,-
Pendaftaran
Gelombang Khusus : 2 Februari 2009 - 25 April 2009
Gelombang 1 : 27 April 2009 - 29 Mei 2009
Gelombang 2 : 1 Juni 2009 - 3 Juli 2009
Gelombang 3 : 6 Juli 2009 - 22 Agustus 2009
Biaya Pendaftaran : Rp. 75.000,-
2009/2010
STMIK "AMIKOM" adalah Sekolah Tinggi Komputer TERAKREDITASI "A" dari Badan Akreditasi Nasional, untuk jurusan Manajemen Informatika program Diploma III sekaligus merupakan yang pertama di Indonesia. Anda juga dapat memilih jenjang studi dan jurusan sesuai dengan minat anda yaitu :
Manajemen Informatika (MI) Jenjang D3 dan Sistem Informasi (SI) Jenjang S1
• Konsentrasi : E-Commerce
• Konsentrasi : Sistem Informasi berbasis Multimedia
• Konsentrasi : Komputerisasi Akuntansi
• Konsentrasi : Broadcasting TV(S1)
Teknik Informatika (TI) Jenjang D3 dan S1
• Konsentrasi : Pemrograman Internet
• Konsentrasi : Multimedia (Periklanan Televisi)
• Konsentrasi : Film Kartun (S1)
• Konsentrasi : Jaringan Komputer
SPP Tetap dan SPP Variabel
SPP (Sumbangan Pengembangan Pendidikan) Tetap adalah biaya yang dibayarkan setiap semester dan besarnya tidak berubah selama masa studi.
SPP Variabel adalah biaya yang dibayarkan setiap semester berdasarkan jumlah SKS (Satuan Kredit Semester) yang diambil. Semester 1 paket ada 24 SKS. Jadi SPP variabel yang harus dibayar adalah: (jumlah SKS x biaya per SKS).
Biaya Diploma (D3) Strata 1 (S1)
Manajemen Informatika Teknik Informatika Sistem Informasi Teknik Informatika
SPP Tetap Rp. 775.000,- Rp. 775.000,- Rp. 850.000,- Rp. 850.000,-
SPP Variabel Rp. 50.000,-/sks Rp. 50.000,-/sks Rp. 50.000,-/sks Rp. 50.000,-/sks
Biaya Sarana
Biaya sarana hanya dibayarkan satu kali selama masa studi dan dapat diangsur sebanyak dua kali, yaitu pada saat her-registrasi (50%) dan pada semester 2 bersamaan dengan pembayaran SPP tetap (50%). Biaya sarana yang harus dibayar adalah (jumlah biaya sarana - beasiswa sarana)
Program Biaya Sarana
Gelombang Khusus Gelombang I Gelombang II Gelombang III
S1-Sistem Informasi Rp 9.550.000,- Rp 9.550.000,- Rp 10.050.000,- Rp 10.550.000,-
S1-Teknik Informatika Rp 9.550.000,- Rp 9.550.000,- Rp 10.050.000,- Rp 10.550.000,-
D3-Manajemen Informatika Rp 7.000.000,- Rp 7.000.000,- Rp 7.500.000,- Rp 8.000.000,-
D3-Teknik Informatika Rp 7.000.000,- Rp 7.000.000,- Rp 7.500.000,- Rp 8.000.000,-
Beasiswa
Beasiswa diberikan dengan ketentuan sebagai berikut:
Jika anda mempunyai nilai rata-rata NEM/UAN ≥ 6,75 maka Anda bebas tes tertulis dan sekaligus berhak mendapatkan beasiswa sarana :
Nilai Rata-Rata NEM Besarnya Beasiswa
≥ 8.5 Rp. 1.500.000,-
≥ 8 - < 8.5 Rp. 1.400.000,-
≥ 7.5 - < 8 Rp. 1.300.000,-
≥ 7 - < 7.5 Rp. 1.200.000,-
≥ 6.75 - < 7 Rp. 1.100.000,-
• Bagi yang mendapatkan beasiswa, besarnya biaya sarana yang dibayarkan setelah dikurangi dengan nilai beasiswa yang diperoleh.
• Bagi yang mempunyai nilai rata-rata NEM/UAN < 6,75 masih mempunyai peluang untuk mendapatkan beasiswa sarana Rp. 500.000,- s.d. Rp. 1.000.000,- apabila lulus tes.
Biaya Pendukung
Biaya pendukung dibayarkan satu kali selama menjadi mahasiswa.
Program Biaya Pendukung
S1-Sistem Informasi Rp. 650.000,-
S1-Teknik Informatika Rp. 650.000,-
D3-Manajemen Informatika Rp. 600.000,-
D3-Teknik Informatika Rp. 600.000,-
Pendaftaran
Gelombang Khusus : 2 Februari 2009 - 25 April 2009
Gelombang 1 : 27 April 2009 - 29 Mei 2009
Gelombang 2 : 1 Juni 2009 - 3 Juli 2009
Gelombang 3 : 6 Juli 2009 - 22 Agustus 2009
Biaya Pendaftaran : Rp. 75.000,-
Subscribe to:
Posts (Atom)