Pages

Showing posts with label motivasi. Show all posts
Showing posts with label motivasi. Show all posts

Bersegeralah dan Jangan Menunda !


Ibnu 'Atha berkata, "Sesungguhnya pada setiap waktu yang datang, maka bagi Allah atas dirimu kewajiban yang baru. Bagaimana kamu akan mengerjakan kewajiban yang lain, padahal ada hak Allah di dalamnya yang belum kamu laksanakan!".

Hari itu adalah hari yang teramat bahagia bagi Handzalah bin Abu Amir. Betapa tidak, ia baru saja melangsungkan pernikahan dengan seorang wanita yang dicintainya. Saat sedang melaksanakan "kewajibannya" dengan sang istri, terdengar olehnya seruan agar kaum Muslimin bersiap untuk menghadapi kaum kafir Quraisy di Bukit Uhud.

Mendengar seruan itu, Handzalah melompat dari peraduan dan segera bergabung dengan tentara Islam lainnya. Dalam pertempuran di Bukit Uhud tersebut, Hanzhalah bertarung dengan sangat berani. Ia bertemu dengan Abu Shufyan bin Harb. Ketika itu, Hanzhalah dalam posisi di atas dan hendak membunuhnya. Tapi mendadak diketahui oleh Syaddad bin Aus dan ia lebih dahulu membunuhnya. Handzalah pun syahid di jalan Allah.


Segera setelah peperangan usai, Rasulullah SAW menemukan jenazah Handzalah. Beliau bersabda, "Sesunguhnya sahabat kalian (Handzalah) dimandikan oleh malaikat, maka tanyakanlah bagaimana kabar keluarganya". Para sahabat kemudian menemui istri Handzalah. Istrinya berkata, "Ketika mendengar panggilan untuk berperang, suamiku langsung menyambutnya, padahal ia dalam keadaan junub". Mendengar itu, Rasulullah SAW pun berkomentar, "Itulah yang menyebabkan para malaikat memandikan jenazahnya".

Bersegera dan jangan menunda

Entahlah, apakah kita sanggup atau tidak meneladani apa yang dilakukan Handzalah? Terlepas dari sanggup atau tidak, ada satu karakter yang telah ditunjukkan Handzalah, yaitu tidak menunda-nunda. Handzalah tidaklah sendirian. Banyak sahabat dan orang saleh yang sangat haus untuk berbuat kebaikan. Mereka tidak rela bila sedetikpun waktunya berlalu sia-sia. Mereka akan bersegera melakukan sebuah amal, bila amal tersebut telah tiba waktunya. Termasuk meninggalkan amal utama menuju amal yang lebih utama.

Dikisahkan Hasan Al-Banna, misalnya. Suatu ketika salah seorang anaknya sakit keras. Ia dan istrinya benar-benar mengkhawatirkan kondisi sang anak yang makin memburuk. Pada saat yang bersamaan, datanglah panggilan untuk melayani (berkhidmat) pada umat. Di antara dua pilihan tersebut, Al-Banna memilih yang panggilan kedua. Ia pun meninggalkan anaknya yang tergolek lemah di tempat tidur. Saat itu istrinya berkata, "Tegakah engkau meninggalkan anakmu yang sedang sakit keras?" Al-Banna menjawab, "Apakah ia akan sembuh dengan adanya aku. Padahal penyakit umat di luar sana jauh lebih penting untuk aku tangani!".

Apa yang menyebabkan Handzalah, Hasan Al-Banna, dan orang-orang saleh lainnya begitu bersemangat dalam kebaikan? Sebabnya, mereka berhasil mengatasi rasa takut. Ketakutan adalah salah satu penyebab orang menunda pekerjaan.

Sebenarnya, ada tiga pilihan saat kita dihadapkan pada rasa takut ini, yaitu: menghindarinya, mengharapkannya cepat berlalu, dan melawan rasa takut tersebut dengan segera melakukannya. Orang akan selalu menunda-nunda bila pilihannya jatuh pada nomor satu dan dua. Ia akan mencari seribu satu alasan untuk menghindar dari tugas yang semestinya harus ia lakukan. Pilihan ketiga adalah solusi terbaik dan itulah yang dilakukan Handzalah dan Al-Banna.

Selain itu, mereka pun miliki energi luar biasa untuk berbuat. Energi tersebut lahir dari sebuah impian besar, yaitu keinginan berjumpa dengan Allah SWT. Impian, cita-cita, atau keinginan yang sangat adalah penangkal paling efektif untuk menghancurkan rasa takut dan penundaan. Tampaknya, mereka sangat terinspirasi janji dari Allah SWT, Bersegeralah kalian menuju ampunan Tuhan kalian dan syurga yang luasnya seluas langit dan bumi, yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa (QS Ali Imran [3]: 33).

Yang ketiga, mereka tidak dilalaikan dengan angan-angan kosong. Angan-angan kosong di sini adalah harapan akan hadirnya hari esok. Tampaknya mereka sadar bahwa kesempatan untuk syahid sulit untuk terulang kembali. Walaupun kesempatan itu datang, ia tidak tahu apakah masih hidup atau sudah mati; sedang sehat atau sakit. Benar bila Islam melarang menunda tugas saat ini ke "sebentar lagi", juga amal ini ke "esok". Sebab, kita tidak tahu apa yang ada di balik "sebentar", "esok", atau "nanti" itu.

Ada hikmah menarik dari Imam Ali RA. Ia melukiskan bahwa "saat" itu hanya ada tiga, yaitu (yang) berlalu dan tak dapat diharapkan lagi, maka jadikanlah ia sebagai pelajaran; (yang) kini pasti adanya, jadikanlah ia peluang; dan yang akan datang, tapi ingatlah, boleh jadi ia akan menjadi milik orang lain. Pegang yang pasti, jangan diperdaya oleh esok, dan jangan pula menghadirkan keresahan esok ke hari ini. Karena, yang demikian itu hanya akan menambah beban diri. "Tahukah Anda bagaimana waktu mencuri usia manusia?" demikian seorang bijak bertanya dengan nada retoris. Ia menjawab, "Waktu mencurinya melalui hari esok yang melalaikannya tentang hari ini (dengan menunda), sampai usianya habis".

Bersegera dan tidak menunda adalah cerminan pribadi seorang Muslim. Tepatnya, cerminan dari orang yang sadar akan hakikat waktu. Waktu itu cepat sekali berlalunya. Sekali berlalu, ia tidak akan pernah kembali dan tidak akan pernah tergantikan. Karena itu, waktu menjadi harta termahal yang dimiliki manusia, sehingga menggunakannya dengan cara yang tepat menjadi sebuah kewajiban.

Ada tiga alasan kenapa Allah dan Rasul-Nya mewajibkan manusia untuk tidak menunda sebuah pekerjaan. Pertama, tidak ada jaminan kita bisa hidup hingga esok hari. Dan tiada seorang pun yang dapat mengetahui (dengan pasti) apa yang diusahakannya besok (QS Luqman [31]: 34). Siapakah yang dapat menjamin kita bisa hidup hingga besok, lusa, bulan depan, atau tahun depan; padahal kematian begitu dekat dengan tiap manusia. Seorang penyair berkata, "Selesaikan pekerjaanmu hari ini, jangan menunggu besok. Siapa yang akan menanggung perkaramu di esok hari?"

Kedua, dalam setiap waktu ada hak dan kewajiban yang harus ditunaikan. Tidak ada waktu yang kosong dari aktivitas. Pengabaian terhadap hak dan kewajiban tersebut akan membawa kemudharatan berlipat-lipat bagi yang melakukannya. Seorang ahli hikmah berkata bahwa kewajiban pada tiap-tiap waktu memungkinkan untuk diganti, namun hak-hak dari tiap waktu tersebut tidak mungkin diganti.

Ibnu 'Atha mengungkapkan, "Sesungguhnya pada setiap waktu yang datang, maka bagi Allah atas dirimu kewajiban yang baru. Bagaimana kamu akan mengerjakan kewajiban yang lain, padahal ada hak Allah di dalamnya yang belum kamu laksanakan!"

Ketiga, baik bersegera ataupun menunda yang terus dilakukan akan menjadikan jiwa terbiasa melakukannya. Tidak akan pernah menjadi penunda "kelas berat", kecuali diawali dengan menunda kecil-kecilan dalam intensitas yang tinggi. Kebiasaan menunda akan menjadi tabiat kedua yang akan sulit ditinggalkan. Karena itu, Allah SWT melarang hamba-Nya melalaikan waktu sedikitpun, termasuk menunda pekerjaan. Allah SWT berfirman, sesungguhnya orang Mukmin itu apabila berbuat dosa akan ada di dalam hatinya bintik hitam, seandainya ia bertobat, maka akan hilang bintik hitamnya; dan apabila ia menambah niscaya akan bertambah (bintik hitam tersebut), sehingga akan menutup hatinya (QS Al-Muthafiffin [83]: 14). Wallahu a'lam bish-shawab.

Kekuatan Persahabatan

Apakabar Sahabat-sahabatku yang terkasih?

Super, semoga teriring hadirnya tulisan saya dalam milist yang mulia ini menjumpai Sahabat-sahabatku terkasih, semoga Sahabatku sekalian senantiasa dalam keadaan kesehatan yang baik serta senantiasa dalam lindungan Tuhan Yang Maha Agung.

Adalah suatu kehormatan bagi saya secara pribadi atas kesempatan dan ijin-NYA sehingga dapat kembali hadir menjumpai Sahabat-sahabat terkasih dalam milist mulia ini. Terimakasih saya haturkan kepada Bapak Mario Teguh atas goresan-goresan kalimat tinta emas yang sangat dalam yang tertanam didalam hati saya.

Sahabatku yang terkasih, helai demi helai lembaran hari dalam kalender kita tidak terasa bersama-sama kita hampir tiba di penghujung bulan april. Usia kita pun bertambah, semoga kita menjadi pribadi yang semakin matang, semoga Persahabatan Baik antara kita Sahabat-sahabatku yang terkasih juga semakin matang sehingga tidak ada hal yang dapat merenggangkan Persahabatan Baik kita ini.

Sahabatku yang terkasih, ijinkan saya menguraikan kembali Tema indah yang disampaikan oleh Guru kita, Bapak Mario Teguh mengenai PERSAHABATAN yang diilustrasikan bagai KEPOMPONG.

Sahabatku, jika kita menilik sejenak mengenai kepompong, apa yang terbesit dalam benak sahabat??

Kepompong merupakan sebuah telur kehidupan yang dapat bermetamorfosa menjadi organisme yang sempurna dan luar biasa cantiknya menjadi KUPU-KUPU. Sahabatku, pernahkah kita melihat perjuangan seekor kupu-kupu? Proses metamorfosis yang dialami tidaklah mudah. Sahabatku, ketika kepompong menetas menjadi ulat yang berusaha keluar dari bungkusnya dengan usaha yang besar, dan pernahkah kita terbesit untuk membantunya keluar dari kesulitannya itu?

Sahabatku yang terkasih, Beliau Sang Maha Perkasa menjadikan semua ciptaan-NYA adalah indah dengan cara-cara Beliau. Sahabatku, dengan proses yang sulit melalui jalan yang sempit, ulat berusaha sekuat tenaga untuk keluar dari bungkusnya merupakan rencana indah Beliau agar kelak ulat tersebut menjadi individu yang kuat. Cairan-cairan dan serat-serat yang melekat pada bungkus kepompong ulat tersebut, merupakan karya Tuhan agar sayap-sayap kupu-kupu menjadi kuat sehingga ulat tersebut dapat menjadi kupu-kupu yang sempurna, bisa terbang dengan sayapnya yang indah.

Sahabatku yang terkasih, bagaimanakah dengan kisah perjalanan kehidupan kita?? Apakah sahabat terkasih mengalami seperti apa yang dialami oleh ulat tersebut? Bersyukurlah Sahabat, Anda dan Saya mengalami proses tersebut karena proses tersebut pasti menjadikan kita manusia seutuhnya dan sebaik-baiknya manusia.

Jika Anda menjadi sahabat bagi diri Anda sendiri, Anda adalah sahabat bagi siapapun.

(Mario Teguh Golden Ways - Kepompong)

Sahabatku,

Memahami nasehat menjadi sahabat bagi siapapun adalah juga menjadi sahabat bagi musuh kita.

Bagaimana kita menjadi sahabat yang baik, bahkan sahabat bagi musuh kita?

Karena, tidak ada yang diiinginkan oleh musuh kita selain penghapusan diri kita. Musuh kita adalah pribadi yang paling jujur akan apa yang ada dalam diri kita. Jika kita berbuat baik dan menguntungkan bagi musuh kita, apakah mereka masih akan meniadakan kita?

Sahabatku, dalam taping Golden Ways dengan tema Kepompong�, Bapak Mario berjalan turun dari panggung yang kemudian menanyakan kepada audience, salah satu audience yang beruntung menerima pertanyaan dari Guru kita adalah saya. Sahabatku, Bapak Mario bertanya : Apakah dalam hidup ini Anda memiliki tujuan ? lalu saya menjawab :Ya. Kemudian Bapak Mario menjawab : Good. Kemudian Pak Mario menyampaikan : Jika dalam pencapaian tujuan-tujuan baik kita, apakah anda membawa serta tujuan orang lain? didalam rencana-rencana keberhasilan kita apakah keberhasilan sahabat kita juga ada didalamnya? Bisa dibayangkan, jika rencana keberhasilan kita menyertakan pencapaian keberhasilan orang lain. Apakah akan ada lagi orang yang memusuhi kita?

Seorang sahabat tidak memiliki kepentingan lain dari kita kecuali membantu kita menjadi pribadi yang berbahagia atas pilihan-pilihan baik kita. Ia adalah seorang rekan yang mengenal lagu-lagu keberanian di hati Anda dan yang kemudian dengan penuh kasih menyanyikan lagu-lagu itu ketika Anda sedang berkecil hati.

Hidup adalah sebuah proses untuk menjadi - yaitu menjadi lebih baik, lebih besar, lebih kuat, dan lebih berpengaruh; agar manfaat dari pelayanan diri kita menjadi luas dan berdampak.

(Mario Teguh Golden Ways - Kepompong)

Seperti dalam kutipan syair sebuah karya musik dari Sind3ntosca yang berjudul Kepompong berikut :

............

Persahabatan bagai kepompong mengubah ulat menjadi kupu-kupu.

...........

Semoga bertambahnya usia kita, semakin matang persahabatan kita dan menjadikan kita kupu-kupu yang indah bagi sesama. Karena kita indah, jika orang lain merasa damai dan menikmati keindahan yang ada dalam diri kita.

Persahabatan yang indah menjadikan pribadi-pribadi yang bersahabat didalamnya indah.

Bukan kurangnya kasih sayang yang menggagalkan banyak pernikahan, tetapi tidak cukupnya persahabatan.

(Mario Teguh Golden Ways - Kepompong)

Sehingga...

Cukupkanlah persahabatan baik kita sehingga tiap-tiap kita menjadi pribadi yang berkasih sayang satu sama lain.

Sahabatku yang terkasih, demikian sharing saya dalam milist yang sangat mulia ini. Harapan baik saya, kita tumbuh menjadi pribadi yang indah bagaikan Kupu-Kupu, bermanfaat keindahannya bagi orang lain.

Terimakasih dan Stay Super!!

Wish Word 4 today..

Persahabatan adalah penjamin kualitas kebersamaan.

Seorang sahabat tidak memiliki kepentingan lain dari kita,
kecuali membantu kita menjadi pribadi yang berbahagia dengan pilihan-pilihan baik kita.

Seorang sahabat adalah seorang rekan yang mengenal lagu-lagu keberanian di hati Anda,
dan yang kemudian dengan penuh kasih menyanyikan lagu-lagu itu saat Anda berkecil hati

Setiap orang mungkin bisa mendengar yang Anda katakan,
tetapi sedikit sekali yang betul-betul mendengarkan,
dan hanya seorang sahabat yang mampu mendengar yang tidak Anda katakan.

Dan dengannya dia memberikan - bahkan yang tidak Anda minta.

Mario Teguh


Apakah Anda bisa membayangkan persahabatan yang berjalan baik tanpa kegembiraan?


Mengapa sebagian dari kita lebih ramah kepada perasaan marah
dan mempertahankan hal-hal yang tidak penting serta mengorbankan kualitas kebersamaan?

Sikap-sikap baik adalah awal dari nasib baik.
Maka apabila kita mengeluhkan nasib,
cobalah temukan kualitas-kualitas yang memperbaiki nasib itu dalam persahabatan.
Karena seorang sahabat tidak punya kepentingan lain
kecuali melihat kita berbahagia dalam pilihan-pilihan kita.

Banyak orang mensyaratkan perubahan pada orang lain supaya menjadi sahabat baginya.
Padahal tantangan utamanya adalah
apakah Anda bisa mengubah diri Anda untuk menjadi sahabat bagi orang lain?

Mario Teguh

Apabila Anda bisa menjadi sahabat bagi diri Anda sendiri,
Anda bisa menjadi sahabat bagi siapapun.


Lihatlah diri Anda sendiri, yang sering menjadi pribadi yang sulit disahabati.

Dia mempunyai impian besar, tetapi dibatal-batalkan oleh dirinya sendiri.
Nasehatnya baik kepada dirinya, tetapi tetap bersikap agresif kepada orang lain.
Menyalahkan orang lain walaupun tahu dia sendiri yang salah.
Di dalam hubungan suami istri,
dia lebih banyak mendahulukan siapa yang benar dan salah,
daripada mendahulukan agar kedua-duanya berbahagia.

Sebagai kepompong ada kepompong yang gagal dan tidak pernah keluar.
Tetapi ada juga kepompong yang memilih untuk ikhlas berevolusi
menjadi kupu-kupu indah yang mensahabatkan dirinya kepada kemanusiaan.

Perhatikanlah juga, ada orang yang selalu bisa diterima di tempat manapun,
walaupun orang yang menyukainya sebenarnya orang-orang tidak baik.

Coba bayangkan kalau musuh Anda pun menganggap Anda sebagai sahabat,
tidak ada lagi yang tidak bisa Anda capai dalam hidup ini.

Mario Teguh

Orang yang mengerti peran dari orang yang memusuhinya
kadang-kadang tetap menjaga orang itu tetap ada.


Para pesaing itu jangan Anda sepelekan pikiran dan rencana-rencananya,
karena tidak ada lagi yang dilakukan pesaing Anda kecuali upaya untuk menghapus Anda.
Berhati-hatilah, karena sering orang besar jatuh,
karena dijatuhkan oleh orang kecil yang disepelekannya.

Maka lihatlah pesaing Anda sebagai pemaksimal kualitas.
Tanpa pesaing, kita akan sangat santai.
Hanya karena adanya pesaing,
kita dipaksa untuk memperbaiki diri dalam keadaan yang harus mengutamakan keprimaan.
Lakukanlah hal-hal yang membuat kita super,
dan untuk itu Anda sangat terbantu oleh keberadaan pesaing Anda.

Karenanya, kita dinasehatkan untuk;

Jagalah sahabat-sahabat mu dekat-dekat,
tetapi jagalah musuh-musuh mu lebih dekat lagi,
karena mereka lebih jujur tentang apa yang harus kamu perbaiki.

Mario Teguh

Orang yang hebat pada usia 40 tahun dan orang yang menyedihkan dalam usia 40 tahun,
kecepatan hidupnya sama.


Orang yang hebat bisa mendapatkan lebih banyak,
karena yang dilakukannya memang lebih banyak daripada yang dilakukan orang kebanyakan.

Keberhasilan ada di alam tindakan bukan di alam rencana dan angan-angan.
Maka secepatnya setelah jelas apa yang ingin Anda capai, bertindaklah dan berkeringatlah.

Orang-orang yang tidak begitu penting bagi orang lain dibiarkan menua dengan kecepatan standar.
Sementara orang-orang yang hidupnya penting bagi orang lain,
Tuhan akan menjadikan waktu hidupnya berlipat,
supaya banyak yang diuntungkan dalam perjalanan waktunya.

Duduk dan berbincanglah dengan orang-orang besar di sekitar Anda
dan total-lah semua yang dilakukannya dengan waktu yang dibutuhkan untuk mencapai semua yang dicapainya,
dan Anda akan takjub dengan orang yang seharusnya hidup selama 150 tahun
berada dalam badan yang berusia 43 tahun.

Mario Teguh

Evolusi terbaik bagi seorang manusia adalah menjadi pribadi yang santun.

Pribadi yang santun tidaklah sederhana,
karena dia selalu mengontrol terhadap kekuatan pribadinya.
Ber-evolusi-lah menjadi pribadi yang santun karena pribadi ini penuh hormat,
dan hormat adalah cara meletakkan diri dan orang lain di tempat-tempat yang baik.

Apabila kita ber-evolusi menjadi pribadi yang tahu meletakkan diri,
Anda akan segera tahu bahwa kesesuaian Anda bagi tempat yang sekarang juga sementara,
sehingga kebenaran alam menaruh Anda dalam tempat-tempat yang lebih terhormat,
agar Anda bisa mengangkat hormat dari kehidupan orang lain.

Kalau Anda bekerja untuk Tuhan tidak ada lagi yang bisa membatasi anda,
orang tuli, buta, dan yang sudah mati pun akan bisa mendengar Anda,
karena yang Anda wakili adalah kebenaran Tuhan.

Mario Teguh

Poetry in Motion

Semoga kita semua selalu dalam lindungan Beliau Yang Maha Melindungi Segala Sesuatu.

Sahabat, bahagia rasanya kembali memiliki kesempatan untuk berjumpa Sahabat Super semua di ruangan keluarga yang hangat ini.

Izinkan saya mengunduh istilah pak Mario dengan 'Poetry in Motion' sebagai judul sharing kali ini. Karena, beberapa hari yang lalu, dalam rangka hari Kartini, seorang sahabat mengirimkan saya sebuah puisi yang indah seprti berikut,

Wanita cantik melukis kekuatan lewat masalahnya
tersenyum jika tertekan
tertawa disaat hati menangis
mendoakan disaat terhina
mempesona karena mengampuni

Wanita cantik, mengasihi tanpa pamrih
dan, bertambah kuat dalam setiap doa dan pengharapan

Indah bukan?

Sahabat -terutama bagi Anda Sahabat wanita, bagaimana Anda memaknai untaian kalimat di atas?
Bagi saya, menjadi pertanyaan-pertanya an pada diri sendiri, sudahkah saya menjadi "wanita cantik" yang dimaksud.

Betulkah saya sanggup tersenyum saat tertekan?
Apakah bisa saya tertawa disaat hati menangis?
Sudahkah saya mendoakan dengan ikhlas seseorang yang telah menghinakan saya?
Bagaimana saya bisa mempesona dengan mengampuni?
Mampukah saya mengasihi tanpa pamrih?
Benarkah saya bertambah kuat dalam doa dan pengharapan saya?

Malu hati saya, karena rasanya saya tidak (atau belum?) 'secantik' itu.

Sahabat, saat membaca pointers "Three times a lady" dalam MTGW lalu, dalam benak saya timbul pertanyaan, "Wah, kok sepertinya sulit sekali ya menjadi seorang wanita?". Sebuah pertanyaan yang mungkin 'naive' dari seorang pribadi yang masih perlu banyak belajar seperti saya. Bahwa peran yang telah ditetapkan bagi setiap wanita sebagai sahabat, kekasih, dan ibu itu terlalu berat, bahkan (sepertinya) sulit sekali dan tidak mungkin dilakukan. Sesaat saya ragu, apakah mungkin saya memainkan peran seperti itu? Padahal, bukankah "Tuhan tidak menciptakan beban tanpa pundak?".

Juga, Pak Mario kembali mengingatkan :

Diperlukan pribadi yang jauh lebih hebat, yang bisa menjadikan Anda seorang yang hebat
(MTGW, Three times a lady)

yang ditujukan untuk setiap wanita -the great woman behind the great man- Indonesia yang super. Dan itu termasuk saya !

Lantas kenapa saya masih merasa takut dan atau khawatir?

Kekuatan yang sesungguhnya tidak datang dari yang kita miliki, tetapi datang dari yang kita lakukan
(MT, becoming a star)

Jadi, mungkin yang harus saya lakukan adalah berupaya lebih keras, sehingga peran-peran 'wanita cantik' itu bisa saya miliki hanya dengan melakukannya.

Karena, setiap wanita adalah puisi yang bergerak, tanpa harus berparas cantik seperti para bintang film, atau bertubuh semampai bagai model kelas dunia, atau berkulit halus lembut bak putri keraton, tetapi karena setiap wanita sesungguhnya memiliki kemampuan hebat untuk menghebatkan.

Sahabat Super Indonesia, khususnya Anda para 'wanita cantik', mungkin peringatan hari Kartini tidaklah harus dengan memakai kebaya ke kantor, tetapi kembali menemukan kekuatan yang sesungguhnya telah Tuhan wahyukan saat kelahiran kita.

Terima kasih atas kesediaan Sahabat menjadi sahabat pembelajaran saya.

Salam Super selalu,

Memaknai Hari Kartina 2009

Meski terlambat, ijinkan saya mengucapkan selamat Hari Kartini.

Ijinkan saya sharing mengenai sebuah acara di station TV swasta,di mana acara tersebut rutin di siarkan pada senin.

Ada satu kisah yang sangat menyedihkan ketika sebuah keluarga yang bahagia,ditinggal pergi selama-lamanya oleh seorang Ayah yang menjadi penopang kehidupan keluarganya.

Keluarga tersebut memiliki seorang anak laki-laki yang setelah ayahnya meninggal, semakin hari tingkahnya semakin tidak terkontrol.

Untuk menyambung hidup dan menghidupi anak-anaknya sang Ibupun berjual nasi di depan rumahnya. Rupiah demi rupiah di kumpulkan dan di saat rupiah tersebut terkumpul sebagai tabungan, anak laki-lakinya pulang ke rumah dan mengambil semua tabungan tersebut dengan cara yang membuat ibunya tersiksa.

Hingga suatu saat ibu mengalami musibah, dan di bawa ke rumah sakit. Kemudian anak laki-lakinya datang ke rumah sakit dengan dengan segudang penyesalan,memohon maaf dan menciumi telapak kaki Ibunya yang sedang tidak sadarkan diri karena musibah itu. Anak laki-laki tersebut tersadar bahwa apa yang di lakukannya itu tidak benar.

Sahabatku,

Dari kejadian tersebut kita bisa mengambil hikmahnya, bahwa penyesalan datang pada akhir suatu kejadian dan baru menyadari bahwa ibu yang telah mengandung selama 9 bulan,melahirkan dengan pertaruhan nyawa,menyusui, mebesarkan bukan untuk di aniaya melainkan wajib hukumnya untuk di bahagiakan dan di muliakan keberadaannya.

“Tidak ada seorang besar yang mulia yang dulunya tidak belajar bertepuk tangan di pangkuan Ibu. “ ( MTGW - A Mothers Prayer )

Di hari Kartini ini,ijinkan saya untuk mengucapkan Selamat Hari Kartini terutama buat Ibu saya tercinta dan umumnya buat para Ibu dan calon Ibu di manapun yang bisa mengakses milis MTSC ini.

Pak Mario dan Ibu Linna,terimakasih telah memberikan motivasi dalam menjalani kehidupan ini.

Terimakasih dan Salam Super,

TDW University - Rencana Menjadi Kaya

Seberapa cepatkah anda menjadi kaya??

Jika anda mau membangun rumah maka sebagian orang akan memanggil arsitek dan
arsitek itu bersama anda membuat rencana. Tetapi ketika orang yang sama memulai
membangun kekayaan mereka atau merencanakan masa depan, mereka tidak pernah
mendesain rencana finansial untuk hidup mereka. Mereka tidak mempunyai garis besar
rencana kerja untuk menjadi kaya. Bahkan banyak orang tidak mempunyai rencana,
mereka hanya menjalani hidup saja dan hanya bermimpi sewaktu-waktu mereka akan menjadi kaya.
Banyak juga orang yang menggunakan satu-satunya jurus andalan, yaitu merencanakan
untuk bekerja keras dan mereka tidak pernah kaya. Karena apa yang mereka kerjakan
sekeras apapun memang tidak memungkinkan mereka untuk menjadi kaya.


Contoh, menjadi buruh pabrik atau kuli bangunan, walaupun sekeras apapun mereka bekerja
akan sulit sekali untuk menjadi kaya.

Ada juga orang yang mempunyai rencana yang lambat untuk menjadi kaya, rencana tersebut
yaitu bekerja keras dan menabung. Dengan mengikuti rencana tersebut maka jutaan orang
akan menghabiskan hidupnya dengan memandang keluar jendela dari kereta mereka yang lambat
atau dari mobil mereka yang terjebak dari kemacetan lalu lintas menyaksikan limosin, helikopter,
pesawat jet perusahaan, rumah- rumah mewah.

Dan yang paling menyedihkan ada juga orang yang mempunyai rencana untuk menjadi miskin.
Begitu banyak orang mengucapkan kata-kata seperti ayah miskin Robert Kiyosaki
“Ketika saya pensiun, maka penghasilan saya akan berkurang”. Dengan kata lain mereka
merencanakan untuk bekerja keras seumur hidup hanya untuk menjadi miskin.

“Saya membutuhkan kecepatan.” Kata Tom Cruise dalam Film Top Gun.

Ide bekerja seumur hidup, menabung, dan menaruh uang dalam rekening pensiun merupakan
rencana yang sangat lambat. Rencana ini bagus dan masuk akal oleh 90% orang tetapi bukan
rencana bagi orang yang ingin pensiun muda dan pensiun kaya.

Berikut adalah beberapa ide tentang cara untuk membangun rencana yang lebih cepat:

1. Pilih strategi keluar anda terlebih dahulu . Kita harus mulai dari yang akhir, seperti
yang dikatakan oleh Steven R. Covey dalam bukunya Seven Habits. Jadi kita harus menentukan
dulu umur berapa kita ingin pensiun, berapa banyak uang yang kita miliki saat itu, atau
berapa banyak pasif income kita pada waktu kita pensiun. Kemudian dalam logika saya sendiri maka kita harus;

2. Cari bidang apa yang kita suka atau mungkin kita akan suka yang bisa menghasilkan seperti
yang kita tentukan sebelumnya. Apabila apa yang kita kerjakan sekarang tidak memungkinkan
kita mencapai impian tersebut, Let It Go!

3. Kita cari orang yang sudah berhasil mencapai impian kita untuk diajak kerja sama
atau belajar kepada orang tersebut.

4. Gunakan faktor kali atau leverage.

Maksudnya kita bisa menggunakan RICE (Resources, Ide, Contact, Expertise) dari orang lain.

Sudahkah anda membuat rencana anda untuk menjadi kaya, dan seberapa cepatkah rencana anda?

Semoga bermanfaat. Salam Dahsyat!

untuk melengkapi rencana Anda menjadi Kaya silahkan download materi tambahan :
eBook 24 Prinsip Miliarder yang mencerahkan oleh Tung Desem Waringin
silahkan klik disini :

http://www.tdwuniversity.com/launch
http://www.tdwuniversity.com/launch
http://www.tdwuniversity.com/launch

TDW University - Mengapa yang kaya Semakin Kaya

Kenapa orang kaya semakin kaya, kelas menengah bergumul terus,
dan yang miskin bablas miskin.

Kenapa orang kaya semakin kaya, karena begitu orang kaya penghasilannya
bertambah besar maka gaya hidupnya sementara tetap (menunda kesenangan).
Penghasilan yang lebih ini diinvestasikan kedalam asset (beli saham yang
menghasilkan deviden, rumah kost kost-an, ruko yang dikontrakkan, Mall yang
disewakan, sarang walet, usaha-usaha yang menghasilkan, dll). Sedemikian
sehingga penghasilan mereka bertambah besar. Dan ketika penghasilan mereka
bertambah besar lagi, mereka investasikan lagi ke dalam asset tersebut diatas,
sehingga semakin kaya dan semakin kaya lagi.

Kenapa orang menengah bergumul terus secara financial? Ketika orang
menengah penghasilannya bertambah besar maka dia mencicil rumah yang
lebih besar, mobil yang lebih besar, handphone yang lebih canggih,
komputer yang lebih modern, televisi yang lebih besar, audio yang
lebih canggih dan banyak sekali uang untuk kewajiban sehingga masuk
kedalam pengeluaran. Orang menengah ini bisa memiliki rumah yang besar,
mobil yang besar tapi tidak mempunyai uang yang bekerja untuk dia. Dan
seumur hidupnya menjadi budak uang karena membayar cicilan semakin besar seumur hidupnya.

Kenapa orang miskin bablas miskin ?

Orang miskin tidak perduli seberapa besar pun penghasilannya semua akan masuk ke pengeluaran.

Contoh :

Orang miskin begitu penghasilannya bertambah besar mereka beli TV yang besar,
beli jamnya yang mahal, beli hp yang lebih baru, beli baju mahal, makan di
restoran mewah, ikut keanggotaan fitness, ikut asuransi yang tidak perlu, dll.

Pertanyaannya :

Bila penghasilan Anda bertambah besar, Anda belikan apa? Hal-hal yang
menghasilkan uang lagi atau hal-hal yang menghabiskan uang. Silahkan dijawab,
Anda yang tahu termasuk golongan manakan Anda?

untuk melengkapi pembelajaran Anda silahkan Anda download eBook
24 Prinsip Miliarder yang Mencerahkan oleh Tung Desem Waringin senilai Rp. 250.000,-
klik disini :
http://www.tdwuniversity.com/launch
http://www.tdwuniversity.com/launch
http://www.tdwuniversity.com/launch

TDW University - Rahasia Menjadi Kaya dan Bertumbuh Semakin Kaya

Kekayaan adalah sama dengan kemampuan untuk terus bertahan hidup
dengan gaya hidup yang ada, tanpa harus bekerja.

Keterangan:

Penelitian yg dilakukan oleh Gallup International menunjukkan bahwa
rata-rata eksekutif ibukota & Asia kaya mampu bertahan 90 hari dengan
gaya hidup yang ada apabila besok dia berhenti kerja. Setelah itu mereka
harus mulai menjual asset atau berhutang.


Kaya adalah relatif. Sebagian orang merasa kaya ketika mempunyai uang
10 juta rupiah. Sebagian orang merasa tidak kaya walaupun sudah memiliki
uang 10 milyar. Menurut majalah Forbes kaya adalah orang yang mempunyai
penghasilan 1 juta US keatas setahunnya. Sedangkan menurut Robert T. Kiyosaki
yang mengutip dari gurunya Buckminster Fuller bahwa kaya adalah bukan berapa
besar active income anda melainkan kaya adalah apabila passive income lebih
besar dari biaya hidup. Yang dimaksud passive income disini adalah uang yang
masuk tanpa harus bekerja.

Sebagai perbandingan Mike Tyson, dia menghasilkan 300 juta USD sewaktu bertinju,
tapi hari ini bangkrut dan masih berhutang 35 juta USD. Maka sebetulnya Mike Tyson
bukan termasuk kaya, termasuk pula di dalam kategori orang yang bukan kaya
adalah orang-orang yang punya penghasilan 1 Juta USD/tahun namun pengeluarannya
1,2 juta USD/tahun.

Pertanyaan penting kali ini adalah:

1.) Bila besok anda berhenti kerja, berapa lama anda dapat bertahan hidup dengan
gaya hidup anda sekarang tanpa harus menjual asset-asset anda?

2.) Lalu bagaimana kita bisa kaya menurut versi Robert T. Kiyosaki dimana passive
income lebih besar dari biaya hidup?

Jadi sebetulnya menurut Robert T. Kiyosaki, kaya adalah bagaimana menciptakan
passive income lebih besar dari biaya hidup.

Cara membuat passive income:

- Royalti dari hak cipta
- Rumah yang disewakan/ dikostkan
- Saham-saham yang menghasilkan deviden
- Reksadana
- Usaha-usaha yang menghasilkan

Buatlah rangkaian rencana sumber pasif income anda. Sesuatu yang anda sukai dan dapat anda

kerjakan sementara anda mengerjakan apa yang anda kerjakan sekarang.
Dan untuk mendapatkan materi tambahan eBook "24 Prinsip Miliarder yang Mencerahkan"
senilai Rp. 250.000,- oleh Tung Desem Waringin bisa Anda dapatkan di :

http://www.tdwuniversity.com/launch/
http://www.tdwuniversity.com/launch/
http://www.tdwuniversity.com/launch/

pura-pura itu..........

pura-pura adalah cara untuk membangun
kualitas pribadi yang lebih dewasa
yang lebih tinggi kelasnya,
karena orang-orang yang berada pada kelas di bawah
tidak memiliki kualitas-kualitas untuk ditampilkan
pada pergaulan kelas diatasnya

berpura-pura ini tidak negatif
karena berpura-pura adalah cara untuk membayar dimuka
sesuatu kedewasaan yang kita belum miliki

berpur-pura untuk tidak takut, tidak nervuos
tampil di lingkungan yang lebih senior-
bukan sebuah dosa, bukan sebuah penipuan
tetapi upaya penyelamatan diri.,
sehingga kita bisa tampil pada kedewasaan yang belum kita miliki

pura-pura itu sesuatu yang perlu
dan mohon dibedakan dari kepalsuan.

(from: mario teguh)

The Spiritual Motivation

Motivasi itu, ibarat kereta dorong yang sudah beranjak sebelum didorong. Jadi orang yang termotivasi, hidupnya selalu bergerak and bergerak terus.
Setahun terakhir ini, saya mendapat kesempatan untuk dialog pencerahan di beberapa perusahaan nasional maupun internasional bahkan secara khusus sering dialog dengan beberapa pimpinan perusahaan tersebut. Terutama yang berkaitan dengan “The Spiritual Motivation”, yaitu motivasi yang dilandasi spiritual.
Sebelum membahas tentang “The Spiritual Motivation”, mari kita lihat beberapa bahan bakar motivasi; yaitu The intelegence Motivation, The Emosional Motivation, dan The Spiritual Motivation.




Pertama, The Intelegence Motivation (IM)
Motivasi yang menggunakan bahan bakar kecerdasan intelegensi. Bicara masalah intelegensi berarti didalamnya ada orang yang berintelegensi idiot, imbisil, debil, lambat belajar, normal, superior, verry superior dan ginius. Prilaku bahan bakar motivasi intelegensi, berkecenderungan untuk matematis. Aplikasi lapangannya adalah, sering memisahkan antara kehidupan bisnis dan kehidupan lainnya dengan agama.
Kedua, The Emosional Motivation (EM),
Motivasi yang menggunakan bahan bakar kecerdasan emosi. Bicara masalah kecerdasan emosi berarti didalamnya ada kemampuan memotivasi diri, kemampuan mengetahui kelebihan dan kekurangan diri, kemampuan sosialisasi, dan kemampuan beremphati. Prilaku bahan bakar motivasi emosi, berkecenderungan untuk kreatif. Aplikasi lapangannya adalah, sering mencampur adukkan antara kehidupan bisnis dan kehidupan lainnya dengan agama. Jadi gerak kehidupannya adalah, berbuat baik jalan dan berbuat jahat juga jalan. Bahkan untuk berbuat baik, caranya sering jahat dan kejahatannya sering dibungkus dengan prilaku kebaikan.
Ketiga, The Spiritual Motivation (SM),
Yaitu motivasi yang menggunakan bahan bakar kecerdasan spiritual. Bicara masalah kecerdasan spiritual berarti didalamnya ada kemampuan mengambil hikmah dalam setiap kejadian. Prilaku bahan bakar motivasi spiritual, berkecenderungan punya kemampuan mengambil hikmah dengan pendekatan sabar dan syukur. Aplikasi lapangannya adalah kehidupan bisnis dan kehidupan lainnya berjalan dengan penuh ilmu hikmah.
Apabila kita hanya mengandalkan bahan bakar motivasi intelegensi, kehidupan kita hanya pada tingkatan kerja keras dan kerja cerdas saja. Sedangkan hidup mengandalkan bahan bakar motivasi emosi, kehidupan kita hanya pada level kerja kualitas dan tuntas saja. Namun hidup mengandalkan bahan bakar motivasi spiritual, kehidupan kita sudah bisa memasuki zona kerja ikhlas. Kerja ikhlas berarti, diri kita mau bekerja keras, bekerja cerdas, bekerja kualitas, bekerja tuntas dan akhirnya punya jiwa ikhlas terhadap apapun bentuk hasilnya dan bisa mengambil pelajaran dari setiap hasil yang didapat.
Sahabat CyberMQ
Bahan renungan kita semua adalah apakah motivasi kita hanya menggunakan bahan bakar Kecerdasan Intelegensi (IQ), atau sudah ditambah bahan bakar Kecerdasan Emosi (EQ), dan bahkan sudah pada level bahan bakar Kecerdasan Spiritual (SQ).
Berani hadapi tantangan untuk selalu mengoreksi bahan bakar motivasi kita agar bisa sampai pada tingkatan bahan bakar spiritual, sehingga punya ilmu hikmah yang luar biasa !!! Atau lebih memilih kelihatan termotivasi dan bahkan menjadi sukses dari hasil motivasi itu, namun tetap dalam keresahan kehidupan. Bagaimana pendapat sahabat ???

Cerpen Motivasi

Ada seseorang saat melamar kerja, memungut sampah kertas di lantai ke dalam tong sampah, dan hal itu terlihat oleh peng-interview, dan dia mendapatkan pekerjaan tersebut.

Ternyata untuk memperoleh penghargaan sangat mudah, cukup memelihara kebiasaan yang baik.
Ada seorang anak menjadi murid di toko sepeda. Suatu saat ada seseorang yang mengantarkan sepeda rusak untuk diperbaiki di toko tsb. Selain memperbaiki sepeda tsb, si anak ini juga membersihkan sepeda hingga bersih mengkilap. Murid-murid lain menertawakan perbuatannya. Keesokan hari setelah sang empunya sepeda mengambil sepedanya, si adik kecil ditarik/diambil kerja di tempatnya

Ternyata untuk menjadi orang yang berhasil sangat mudah, cukup punya inisiatif sedikit saja
Seorang anak berkata kepada ibunya: “Ibu hari ini sangat cantik.
Ibu menjawab: “Mengapa?
Anak menjawab: “Karena hari ini ibu sama sekali tidak marah-marah.
Ternyata untuk memiliki kecantikan sangatlah mudah, hanya perlu tidak marah-marah.

Seorang petani menyuruh anaknya setiap hari bekerja giat di sawah.
Temannya berkata: “Tidak perlu menyuruh anakmu bekerja keras, Tanamanmu tetap akan tumbuh dengan subur.
Petani menjawab: “Aku bukan sedang memupuk tanamanku, tapi aku sedang membina anakku.
Ternyata membina seorang anak sangat mudah, cukup membiarkan dia rajin bekerja.

Seorang pelatih bola berkata kepada muridnya: “Jika sebuah bola jatuh ke dalam rerumputan, bagaimana cara mencarinya?
Ada yang menjawab: “Cari mulai dari bagian tengah.” Ada pula yang menjawab: “Cari di rerumputan yang cekung ke dalam.” Dan ada yang menjawab: “Cari di rumput yang paling tinggi. Pelatih memberikan jawaban yang paling tepat: “Setapak demi setapak cari dari ujung rumput sebelah sini hingga ke rumput sebelah sana .
Ternyata jalan menuju keberhasilan sangat gampang, cukup melakukan segala sesuatunya setahap demi setahap secara berurutan, jangan meloncat-loncat.

Katak yang tinggal di sawah berkata kepada katak yang tinggal di pinggir jalan: “Tempatmu terlalu berbahaya, tinggallah denganku.”
Katak di pinggir jalan menjawab: “Aku sudah terbiasa, malas untuk pindah.”
Beberapa hari kemudian katak “sawah” menjenguk katak “pinggir jalan” dan menemukan bahwa si katak sudah mati dilindas mobil yang lewat.
Ternyata sangat mudah menggenggam nasib kita sendiri, cukup hindari kemalasan saja.

Ada segerombolan orang yang berjalan di padang pasir, semua berjalan dengan berat, sangat menderita, hanya satu orang yang berjalan dengan gembira. Ada yang bertanya: “Mengapa engkau begitu santai?”
Dia menjawab sambil tertawa: “Karena barang bawaan saya sedikit.”
Ternyata sangat mudah untuk memperoleh kegembiraan, cukup tidak serakah dan memiliki secukupnya saja

Pikiran adalah permukaan hati

JANGAN pernah berkata benci, kotor, atau berpikir busuk. Itu nasihat nenek saya. "Nanti, kalau ada setan lewat, bisa terjadi sungguhan," katanya. Saya cuma mesem, cenderung menyepelekan petuah itu. Maklum, di mata saya, orang sepuh itu suka berpikir aneh, termasuk yang tidak masuk akal.

Pokoknya, ucapan Nenek yang membawa nama setan, jin, dan malaikat saya ibaratkan angin lalu. Tak perlu digubris. "Ya, sudah, kalau tak percaya," katanya. Esoknya, petuah serupa diulang lagi, dan diulang lagi, walau sang cucu selalu menertawakannya.

Belakangan, "pelajaran" dari Nenek itu ada benarnya, walau tidak mutlak --karena menyertakan setan, jin, dan malaikat sebagai penyebab. Tampaknya, Nenek yang buta huruf dan tak mau memaksakan kehendak itu lebih memahami hidup. Memang, makin berakal seseorang, makin mudah ia memahami alasan orang lain.

Ternyata, pikiran manusia itu bisa "disetel" sesuai dengan daya kehendak. Mengumpat disertai kutukan bisa mewujud nyata jika dilakukan serius.
Yang merampas daya itu adalah keraguan. Keraguan merampas keberanian, harapan, dan optimisme. Berpikir busuk, misalnya, bisa melecut ketidakserasian. Berpikir buruk itu hanya menyengsarakan diri. Membuat suasana jadi muram.

Pernah, suatu ketika, famili saya rekreasi ke Baturaden, Purwokerto, Jawa Tengah. Usai menghirup udara segar pegunungan, mereka kembali ke kota. Jalanan menurun. Tiba-tiba, di balik setir mobil terlintas pikiran negatifnya: "Belasan tahun saya membawa mobil tapi belum pernah merasakan rem blong!"

Belum sampai 10 menit otaknya berpikir rem blong, rem yang diinjaknya jebol sungguhan. Kendaraan meluncur deras. Syukurlah, dia tidak panik. Tahap demi tahap gigi persneling dipindahkan ke gigi kecil. Begitu terkendalikan, mobil dipinggirkan dan rem tangan ditarik. Ia menghela napas panjang.

"Kok, berhenti," tanya istrinya. ''Lha, wong remnya blong," katanya. ''Kok, tidak bilang-bilang?" tanyanya lagi. Tentu saja tak perlu dijawab. Sebab, jika fakta itu disampaikan, kepanikan dijamin akan menular ke seluruh penumpang. "Tuhan masih melindungi kita," ujar dia.

Sebaliknya, pikiran yang positif dapat menghasilkan sesuatu yang sangat mengagumkan. Ia dapat menguasai materi, objek, dan urusan. "Ia bahkan dapat bekerja dengan sangat mengagumkan, yang orang tak dapat menjelaskannya," tulis Hazrat Inayat Khan.

Pikiran dan perasaan manusia itu memiliki getaran kekuatan. Ketenangan dan kedamaian hati seorang pawang, misalnya, mampu menjinakkan singa liar. Pikiran singa itu "terpengaruh" oleh si pawang yang cinta damai. Begitu pula dalam arena adu gajah di India. Daya pikir ribuan penonton menghendaki agar hewan itu berkelahi. Keinginan itu direfleksikan pada hewan hingga menimbulkan kekuatan --sekaligus hasrat untuk berkelahi.

Ada pula penjinak ular yang bertugas "membujuk" binatang melata itu keluar dari sarangnya, tanpa musik. Pikiran penjinak yang direfleksikan pada ular itulah yang menarik ular keluar dari persembunyian. Ada orang yang mengusir lalat dengan merefleksikan pikirannya pada makhluk kecil tersebut. Kekuatan yang mempengaruhi pikiran serangga itu merupakan bukti adanya daya, bukan keistimewaan.

Ada pula kuda yang mampu memecahkan soal matematika rumit. Jawaban itu merupakan refleksi pikiran pelatihnya yang diproyeksikan pada pikiran kuda. Dalam proses mediumistik, suatu gagasan matematika diproyeksikan pada pikiran kuda. Daya proyeksi dapat ditingkatkan dengan peningkatan daya kehendak, pemikiran, atau perasaan. Inilah rahasia terbesar kehidupan.

Bila pikiran tak jelas, misalnya, terganggu atau terlalu aktif, maka pikiran tidak dapat mengantar refleksi secara utuh. Pikiran dapat diibaratkan danau. Jika angin bertiup dan air beriak, maka refleksinya menjadi tidak jelas. Sebaliknya, jika berair tenang, bisa merefleksikan dengan jelas.

Pikiran adalah permukaan hati, dan hati adalah kedalaman pikiran. Apa yang datang dari dalam menyentuh kedalaman, dan yang di permukaan hanya berada di permukaan. Maka, jangan heran jika dua jiwa yang berhati penuh kasih dan berperasaan halus bisa berkomunikasi melalui pikiran dan perasaan. Jarak bukan halangan.

Maka, si Binu yang lama tak bersua, misalnya, tiba-tiba menelepon atau muncul di depan mata hanya karena "terpikirkan" oleh teman karibnya. Kebetulan? Tidak! Di dunia ini tak ada sesuatu yang bersifat kebetulan. Seluruh perilaku pikiran mempengaruhi urusan hidup.

Daya pikir memang punya efek yang dahsyat. Pikiran yang panas membuat "api" di sekitarnya, hingga orang-orang di dekatnya terbakar oleh "api" tersebut. Sebaliknya, pikiran yang tenang dan damai memberi kesejukan pada orang-orang yang berada dalam ruang lingkupnya.

Tentu, semua refleksi ini bukan karena ada setan atau malaikat lewat. Di dunia ini, tiada suatu yang tanpa makna. Juga bukan kebetulan. Tidak sebutir atom pun yang terlepas dari liputan dan rencana Allah. Hanya karena kita tak memahami kehidupan di dunia ini, maka kita berada dalam kegelapan.

"Sesungguhnya, di antara ilmu itu ada yang laksana mutiara tersembunyi, ia tidak diketahui kecuali hanya oleh orang-orang yang mengenal Allah," kata Nabi Muhammad SAW. (disarikan dari Gatra-WY)

***/dikutip dari Motivasi.Net_YahooGroup/unitedcorevision.com

Aku ingin menjadi LUAR BIASA !

Mata, pikiran dan hati selalu ingin melihat semuanya indah seperti yang kita impikan. Tetapi mengapa kenyataannya tidak seperti yang kita harapkan ? Anda tentu punya impian, harapan, keinginan atau cita - cita.Pertanyaanya, sudahkah semuanya menjadi kenyataan ? atau sudah berapa persenkah anda mewujudkannya ?
Tulisan ini akan mengajak anda mendesain masa depan yang lebih baik. Namun sebelum melanjutkan membacanya , siapkan pensil dan buku untuk mencatat hal terpenting yang muncul. Siapkan pula pikiran, hati, ketulusan serta kejujuran anda menerima dalil - dalil di bawah ini:
Pengakuan diri yang jujur merupakan kunci sukses pribadi anda
Sebuah keberanian akan mengantar anda kejalan yang tepat
Sikap mau belajar merupakan teman seperjalanan yang akan memberi penerangan
Rendah hati adalah senjata untuk menghancurkan semua rintangan
Setelah memahami dalil - dalil diatas, mari berlayar memahami diri anda, menemukan impian dan meraihnya.
Cita - cita.
Pengenalan diri secara jujur merupakan sikap yang sangat bijaksana sebelum anda ingin menjadi luar biasa. Dengan begitu anda akan menemukan kelebihan dan kekurangan anda. " aku dan cita - citaku " adalah suatu bentuk keinginan paling mendalam dari setiap orang. Untuk mengenali diri anda sendiri maka anda harus set ulang apa sebenarnya cita - cita anda. Mau jadi apa saya dalam 3, 5, 10 tahun mendatang ? Orang - orang luar biasa selalu mencari lingkungan yang mendukung dirinya menjadi apa yang diimpikannya. Jika tidak menemukannya, mereka tidak pasrah ! Mereka justru menciptakan lingkungan sendiri. Silahkan introspeksi diri apakah cita - cita anda sejalan dan mendapatkan lingkungan yang sesuai. Jika tidak anda harus berani keluar dari jalan yang selama ini dijalani. Beranilah berputar haluan ! Lalu tatapkan cita - cita anda dan pegang teguh itu. Kenali diri anda dengan cita - cita anda.
Citra Diri. Bagaimana cara anda memandang diri anda sendiri ? Apakah anda melihat diri anda sebagai sosok yang lemah, tak berdaya, penuh rasa rendah diri, apatis, egois, menyebalkan, minder, takut gagal atau sifat dan sikap negatif lainnya ? Citra diri yang baik merupakan syarat mutlak untuk anda menjadi manusia yang luar biasa. Jika selama ini anda pesimis pada diri sendiri,maka sudah waktunya mengubah diri menjadi optimis, berpenghargaan besar, berambisi, dan berani menghadapi tantangan dan resiko. Setiap pribadi layak untuk berhasil dan sukses. Setiap pribadi berhak menetapkan cita - citanya setinggi langit, berhak mendapatkan apa yang diinginkan. Selama anda merasa todak layak, tidak mampu, itu berarti anda terlalu menghina diri anda sendiri. Anda sudah menginjak - injak diri sendiri. Sebab itu perbaiki cara melihat diri sendiri. Perbaiki citra diri anda.
Harga Diri. Perasaan diri sendiri atau berapa besar menyukai diri sendiri itu adalah sebuah harga diri. Pernahkah anda membayangkan jadi bintang film terkenal yang disanjung dan dihormati banyak orang ? Bukankah hati dan perasaan anda sangat luar biasa ? Bukankah itu sangat berpengaruh terhadap perasaan ? Bukankah kemudian anda semakin menyukai diri anda sendiri ? Itulah sebuah harga diri. Menyukai, bangga, dan menyayangi diri sendiri merupakan faktor terpenting untuk menjadi luar biasa. Orang lain tidak mungkin akan menghargai anda jika anda sendiri tidak pernah menghargai diri sendiri. Kalau anda memberikan nilai 10 pada diri anda maka orang lain pun akan memberikan nilai 10, bahkan lebih ! Sebaliknya jika anda sudah tidak menghargai diri sendiri, begitu murah menghargai diri sendiri, orang lain pun akan melakukan hal yang sama terhadap anda. Maka hargai diri anda setinggi - tingginya.
Menantang Diri Sendiri. Anda tidak mungkin termotivasi setiap saat. Ada kalanya jika hidup terasa sulit sehingga motivasi hilang. Tetapi sebaliknya, jika perasaan anda sedang senang maka anda akan mendapatkan kembali api motivasi tersebut. Motivasi akan muncul jika berhubungan dengan nilai kehidupan, keinginan, kebutuhan dan ambisi. Motivasi juga akan timbul jika kita hendak bepergian, kehidupan terancam atau waktu menghadapi sebuah resiko. Maka, tatkala anda kehilangan motivasi, saatnya anda harus menantang diri sendiri. Ciptakan lagi motivasi yang terhilang tersebut. Bagaimana caranya ? lakukan cara ini : tetap antusias, penuhi diri dengan rasa ingin tahu, baca buku, dengar kaset motivasi, renungkan terus impian, bayangkan saat impian terwujud, sadari bahwa anda dalam proses perubahan, dan jangan berharap kehidupan jadi lebih mudah. Menantang diri sendiri berarti anda berani mengakui segala kelemahan dan kekurangan. Anda harus siap mengubahnya menjadi kekuatan dan kelebihan. Berani menantang diri anda sendiri berarti anda sudah masuk ke dalam dunia komitmen yang tertinggi dalam proses pencapaian kemenangan diri anda.
Mulai Bergerak. Setelah mengetahui dengan pasti ke mana anda akan pergi, maka saatnya anda bergerak. Kesiapan sangatlah diperlukan dalam perjalanan anda menjadi manusia yang luar biasa. Maka hal - hal yang harus anda lakukan adalah : mengubah frustasi menjadi aksi. Sudah saatnya anda tinggalkan konsep - konsep, metode, cara - cara kerja dan kebiasaan lama. Ganti dengan yang baru. Saatnya anda bangkit, bangun dan sadar bahwa ternyata anda menjadi luar biasa jika anda mau dan bersedia membayar harganya. Apa yang harus anda perbuat ? Buat daftar sifat terbaik lalu buang sifat buruk. tetaplah bergairah, terus belajar mengembangkan potensi diri, kepribadian, tantangan lebih berani, selalu bicara positif, membuat prestasi lebih baik, selalu berhubungan dengan orang lain, selalu memotivasi diri setiap saat, dan memahami hukum panen. Jika anda menghendaki buah durian janganlah menanam biji jagung.
Menjadi Luar Biasa. Setelah mengenali diri, berani menantang diri sendiri, mulai bergerak ke depan ke arah perbaikan, kemajuan, pengembangan diri yang positif, maka siap - siaplah menyongsong lahirnya diri anda sebagai manusia luar biasa. Berfikir terlebih dulu baru bertindak adalah cara yang benar yang dilakukan oleh orang - orang luar biasa. Kendaraan berati fasilitas yang dipergunakan untuk menuju ke masa depan yang anda inginkan. Kendaraan anda tidak lain adalah semangat anda.
Kemauan. Akhir kata, kemauan dan pilihan adalah yang sangat menentukan apakah anda ingin tetap menjadi manusia yang biasa atau luar biasa. Tidak perduli anda siap dan dari mana, jika anda mau dan memilih untuk menjadi orang yang luar biasa anda pasti bisa. Tetapi jika anda tidak mau, maka hidup anda tidak akan pernah berubah. Jika anda tidak memilih, janganlah menyalahkan keadaan. Anda yang menentukan ke mana akan pergi, dengan siapa pergi, apa yang harus dibawa, berapa banyak bekal, kapan mau berangkat, jalan mana yang harus dilewati, semuanya tergantung pada pilihan dan keputusan anda sendiri. Menjadi luar biasa hanyalah salah satu pilihan yang dapat anda pilih dalam kehidupan anda. Anda pasti bisa jika anda menginginkannya. Salam sukses !*** (oleh: Benyamin, Pemimpin Gemini Training Center).